Ini adalah jawaban saya dalam sesi Diskusi 7 MKWU4110 (Pancasila) Universitas Terbuka.
Mohon Maaf saya sebelumnya akan menjawab bahwa “penyakit”
seperti korupsi dan bolos adalah juga cerminan bagaiman sumber daya manusia yang
ada di masyarakat itu sendiri yang tidak sedikit masih belum bisa jujur.
“Saya juga tidak ingin memberikan jawaban teori yang
sepertinya sedikit sulit untuk dilakukan jika kebijakan dalam hukum di negeri
ini masih belum ditegaskan dengan Benar.” Tapi jika menanggapi soal
diskusi kali ini seperti pertanyaan berikut:
Bagaimana yang bisa saya/kami/kita dilakukan untuk meminimalisir
hal tersebut?
Berdasarkan pertanyaan diatas, dengan melihat dan menilai
bagaimana dasar dari setiap tindakan adalah hasil Pendidikan manusia itu
sendiri. Kita seharusnya dapat menentukan seperti apa yang akan terjadi ke atas
(walau tidak semua seperti itu).
Mungkin bahasan saya pertama adalah dasar dari setiap aspek kehidupan itu sendiri yakni pendidikan.
PENDIDIKAN NILAI-NILAI SERTA MORAL PANCASILA seperti
ini haruslah dilihat dan dimulai dari sejak dini, dalam sekolah dasar haruslah
dapat memberikan Pendidikan karakter yang benar pada anak-anak yang nantinya
akan dapat menjadi generasi dalam ketatanegaraan di negeri ini. Pendidikan
moral betapa pentingnya etika dan moral dalam membentuk masyarakat nantinya
akan dapat menjadi para generasi emas Indonesia di masa depan.
Persoalan-persoalan yang terjadi tak dapat langsung
diberantas diatas, haruslah dimulai dari dasar atau akar dari permasalahan itu
sendiri. Kesejahteraan dan juga ekonomi yang melibatkan moral akan menjadi suatu
titik ranjau yang dapat memicu terjadinya hal yang berada diluar nilia-nilai Pancasila.
Sebagaimana yang kita ketahui, nilai-nilai Pancasila itu sendiri
adalah jiwa bangsa Indonesia sejak dulu kala, jangan sampai hal itu tergerus
oleh perkembangan jaman yang kian akan memburuk.
PENEGAKAN HUKUM YANG BENAR. Hal ini jika setiap masyarakat
dan di segala aspek kehidupan dapat menerapkan nilia-nilai yang benar, maka hukum
yang cacat dapat direformasi dan digantikan setidaknya tajam bagi mereka yang
melanggar hukum.
Setiap Lembaga-lembaga hukum yang ada, haruslah dapat
menjadi sarana dalam menetapkan kebijakan yang benar-benar dapat menjadi Lembaga
yang bisa adil dalam melakukannya.
Peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat? sangat perlu
Kembali lagi, ini semua dapat dilakukan jika paradigma masyarakat
dapat menerima semua kekurangan masing-masing. PENDIDIKAN yang menjadi dasar
dari itu semua, menjadi landasan adanya suatu tindakan yang dikatakan krisis
karakter. Pendidikan karakter berbangsa menjadi salah satu hal penting untuk diberikan
pada masyarakat kita, SEJAK DINI.
Demokrasi yang terjadi, apakah sudah dikatakan benar
dilakukan jika Pendidikan karakter dalam bangsa ini masih jauh dari kata bijak.
Jika sumber daya masih diragukan bila dikatakan tinggi, ini memberikan cerminan
bagaimana pengelola pemerintahan yang ada adalah bentukan dari rakyat yang ada
saat ini dan yang lalu.
Pondasi Pendidikan dan pembinaan karakter bangsa, dari sejak
dini di tingkat dasar bahkan dari Pendidikan usia dini, harus tepat dilakukan. Tak
segalanya harus diukur dari nilai akademis manusia untuk menentukan apakan ia
dapat menjalankan tugas dengan baik atau tidak. Namun tanggung jawab yang
diemban dapat dilaksanakan dengan baik. Ini pun para pelaku elit politik saja
sudah diluar dari / bahkan keluar dari nilai-nilai Pancasila itu sendiri.
Penerapan berbagai solusi dari setiap aspek ini, SEGALANYA
ADA PADA PENDIDIKAN ITU SENDIRI, bagaimana Pancasila itu dapat terserap dengan baik
ataupun dapat digunakan sebagai landasan bernegara dengan baik.
Lalu, dari apa yang sudah saya paparkan diatas, dan hal yang
mungkin atau sudah saya lakukan untuk meminimalisir hal tersebut adalah menerapkan
Pendidikan karakter Pancasila pada setiap aspek kehidupan dan setiap pelajaran yang
ada di sekolah. Bagaimana menggali setiap nilai-nilai yang ada disetiap dasar
negara kita ini.
Meyakini bahwa setiap aspek bernegara ini didasarkan dari Pendidikan
itu sendiri, maka saya bersyukur dapat terjun dalam bidang Pendidikan ini untuk
dapat memberikan hal / nilai-nilai yang terkandung disetiap sila.
Bertanggung jawab pada setiap hal, mulai dari hal kecil
sampai yang berat dan besar sekalipun. Memberikan informasi yang akurat dan
juga objektif dan JUJUR DALAM MENYAMPAIKAN informasi tersebut.
Banyak sekali hal yang perlu diperbaiki untuk dapat
mengurangi ‘penyakit’ bernegara tersebut, namun dari itu semua, Pendidikan menjadi
salah satu aspek penting yang bisa dilakukan untuk dapat menanamkan kembali
setiap nilai-nilai Pancasila.
Solusi pasti setiap masalah itu muncul, seperti di kenegaraan
ialah bagaimana pemegang kekuasaan di negara demokrasi ini adalah rakyat itu
sendiri dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila yang ada. Rakyat yang memilih
bagaimana dan siapa yang menjadi wakil mereka di pemerintahan, menjadi elemen penting
mereka dapat melakukannya.
Walaupun kita tak dapat memastikan sebelumnya siapa para
elit yang akan melakukan korupsi atau mendapat penyakit ini, setidaknya kita
dapat bijak memilih siapa yang bakal menjadi wakil kita di pemerintahan.
JIKA PENDIDIKAN YANG MENJADI DASAR SETIAP ETIKA DAN MORAL
BERNEGERA, MAKA HARUSLAH PENDIDIKAN MENJADI SEKTOR PENTING UNTUK DIBENAHI DAN
DILAKUKAN PERHATIAN LEBIH TERHADAP PELAKU DIDALAMNYA.
PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA YANG MEMANG MENJADI LANDASAN BANGSA INI DAPAT KEMBALI MENJADI BENAR, BUKAN HANYA SLOGAN TANPA AKSI YANG BERDAMPAK.

EmoticonEmoticon