Pemimpin Tertinggi


Melihat seseorang yang mencoba mencari suatu kebenaran, melihat bagaimana mereka bukan berambisi, namun menjadi yang terpilih menjadi pemimpin.

Ketika ada yang membawa seorang pemimpin dan wakilnya, menyongsong untuk menjadi garda terdepan suatu otoritas. Demi membawa daerahnya menjadi yang terbaik dan juga supaya dapat menjadi inspirasi bagi pemimpin daerah yang lainnya. Diusung oleh orang yang dapat dikatakan orang yang punya nasionalisme tinggi di negerinya. Memiliki organisasi yang punya visi menjadi tonggak kemajuan bagi suatu negeri.

Namun tak lama, sebelum mendapati secara keseluruhan sudut-sudut kota menjadi maju lebih baik, mereka terpisahkan. satu mencoba untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan luas, satunya menjadi pengganti yang dari wakil menduduki pemimpin pada kotanya.

Menuju ke jenjang tertinggi dalam memimpin suatu negeri, didukung dan ditunjuk oleh orang yang percaya dia dapat menjadi perubah dalam program kemajuan. Menjadi calon yang dapat untuk menjadi pemimpin selanjutnya.

Namun, tidaklah mudah karena kembali menjadi orang terpilih dan memilih untuk jalan ini, adalah menjadi tantangan yang dihadapi. Melihat orang yang dulu menjadi pengusungnya, kini menjadi rivalnya dalam berkontestasi untuk dapat menduduki kursi pimpinan di negerinya. Dibalik itu, mereka tetap menjadi teman yang saling mendukung, teman yang punya nasionalisme tinggi, dengan visi yang sama dalam memakmurkan negeri.

Sementara itu, sang wakil yang kini telah menjadi pemimpin di daerahnya. Melanjutkan untuk memajukan kotanya, menempati dirinya berada dalam lingkaran kebencian dari lawan politiknya. Memerahkan setiap tindakannya, memprovokasi dan bahkan melakukan fitnah yang akhirnya ia tercebur dalam kubangan yang mereka buat.

Dibalik itu semua, kini rakyatnya telah sadar, bahwa siapa yang dulu mereka anggap jatuh malah ternyata dia yang menjadi korban. Ideologi yang dibawanya, jiwanya dan rasa tenggang rasa serta sikapnya tak lain adalah untuk wilayahnya. Agar menjadi daerah yang maju, dapat mengatasi setiap permasalahan dan tak lupa pula dengan aturan bahwa kesejahteraan menjadi pilihan yang baik bagi mereka.

Kembali pada sang pemimpin yang bersaing Bersama temannya dan ia menjadi pemenang, menjadi pemimpin tertinggi dinegerinya. Lalu, seperti pohon yang semakin tinggi maka semakin kencang pula angin menerpanya. Jalannya untuk dapat menjadi garda kemajuan negerinya tak mudah, segala cacian, fitnah, segala terjangan masalah kian datang. Hingga ia sampai di penghujung waktunya untuk menduduki kursi tertinggi.

Sekali lagi, ia dipercaya oleh organisasi pengusungnya, kembali dipilih untuk menjadi orang yang duduk di kursi kepemimpinan tertinggi di negerinya. Bersama wakil yang dapat dikatakan menjadi panutan setiap rakyatnya, lalu kembali lagi ia bersaing dengan temannya dan juga kembali lagi ia memenangkannya.

Tapi kali ini ia, mengajak temannya untuk dapat menjadi salah satu orang yang menjadi pendukungnya. Bersama-sama menjadi tonggak penyongsong untuk dapat memajukan negerinya.

Sekian lama menjadi orang paling tersorot dinegerinya, tentu tidak selalu menjadi orang yang dianggap benar dimata orang lain. Apalagi bagi lawan-lawannya yang selalu mencari celah untuk dapat membuat citranya buruk bagi rakyatnya. Tak sedikit juga rakyatnya menjadi terpengaruh, dan juga menjadi pendukung untuknya, mendukung untuk semakin memperburuk citranya disegala aspek.

Namun, jiwa baja yang ditempanya dari tempat dimana ia pernah menjadi orang yang tak punya apa-apa hingga saat ini ia menjadi penempa untuk negerinya. Banyak hal yang telah dibuatnya, bagi negeri serta juga rakyatnya.

Namun, kembali lagi, tak ada orang yang berjuang mencapai tujuan tanpa adanya halang-rintang yang selalu menghampiri. Menjadi resiko yang ditanggung, untuk dapat membawa negerinya menjadi salah satu bagian dari negeri terpandang di benua, bahkan di dunia.

Semakin berjuang, semakin banyak pengorbanan pula yang harus dilakukannya. Melihat jangka Panjang, mengatasi sedikit demi sedikit dampak negative, walau harus kembali mengambil setiap kepercayaan rakyatnya demi masa depan emas yang menjadi visinya.

Mempersiapkan segalanya, agar menjadi pendukung bagi generasi berikutnya menjadi generasi yang disegani dunia. Menjadi tombak bagi untuk menghalau setiap bangsa, dan menjadi tameng setiap rakyat agar tidak kembali dijajah.

Walau setiap air mata berjatuhan, keteguhan menjadi pengingat bahwa rakyatnya membutuhkan suatu titik yang dapat menjadikan pijakan bagi mereka untuk tetap bertahan.

Tak selesai baginya untuk dapat berjuang, waktu datang untuk mengambil singasananya. karena setiap waktu akan selalu pergi tak dapat kembali. Namun kesempatannya untuk menjadi bagian dari perjuangannya yang nantinya akan dipegang bagi orang lain, ia tak akan pernah melewatkannya.

Mendapatkan kepercayaan, harus juga menerima setiap ingkaran yang selalu menyertainya. Namun begitulah perjuangan, akan ada pengorbanan besar yang dibuat walau itu harus mengikis rasa suka menjadi duka.

2/14/2024


EmoticonEmoticon